Kisah Perangkap Tikus

View previous topic View next topic Go down

Kisah Perangkap Tikus

Post by tukulkarat on 2009-08-14, 08:40

Kisah perangkap Tikus.
*****************
Sepasang suami dan isteri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan gelagat sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"

Ternyata yang dibeli oleh petani hari adalah perangkap tikus. Sang tikus naik panik bukan kepalang.

Ia bergegas lari ke sarang dan bertempik, "Ada perangkap tikus di rumah... di rumah sekarang ada perangkap tikus...."

Ia pun mengadu kepada ayam dan berteriak, "Ada perangkat tikus!" Sang Ayam berkata, " Tuan Tikus! Aku turut bersedih tapi ia tak ada kena-mengena dengan aku."

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak seperti tadi. Sang Kambing pun jawab selamba, "Aku pun turut bersimpati... tapi tidak ada yang boleh aku buat. Lagi pun tak tak ada kena-mengena dengan aku. "

Tikus lalu menemui Lumbu. Ia mendapat jawaban sama. "Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali. Takkanlah sebesar aku ni boleh masuk perangkap tikus. "

Dengan rasa kecewa ia pun berlari ke hutan menemui Ular. Sang ular berkata "Elehh
engkau ni... Perangkap Tikus yang sekecil tak kan la nak membahayakan aku."

Akhirnya Sang Tikus kembali ke rumah dengan pasrah kerana mengetahui ia akan menghadapi bahaya seorang diri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara berdetak perangkap tikusnya berbunyi menandakan umpan dah mengena. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa yang jadi mangsa. Ekor ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang isteri pemilik rumah.

Walaupun si Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, isterinya tidak sempat diselamatkan. Si suami pun membawa isterinya ke rumah sakit. Beberapa hari kemudian isterinya sudah boleh pulang namun masih demam.

Isterinya lalu minta dibuatkan sup cakar ayam oleh suaminya kerana percaya sup cakar ayam boleh mengurangkan demam. Tanpa berfikir panjang si Suami pun dengan segera menyembelih ayamnya untuk dapat cakar buat sup.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya. Masih juga isterinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Banyak sungguh orang datang melawat jenazahnya. Kerana rasa sayang suami pada isterinya, tak sampai hati pula dia melihat orang ramai tak dijamu apa-apa.
Tanpa berfikir panjang dia pun menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang berziarah.

Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

MORAL: SUATU HARI... KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESUSAHAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA... FIKIRKANLAH SEKALI LAGI.

tukulkarat
Active Member
Active Member

Number of posts : 58
Age : 52
Location : Doha
Registration date : 2009-08-13

View user profile

Back to top Go down

Re: Kisah Perangkap Tikus

Post by kutu_beramboi on 2010-02-25, 12:26

tukulkarat wrote:Kisah perangkap Tikus.
*****************
Sepasang suami dan isteri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan gelagat sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"

Ternyata yang dibeli oleh petani hari adalah perangkap tikus. Sang tikus naik panik bukan kepalang.

Ia bergegas lari ke sarang dan bertempik, "Ada perangkap tikus di rumah... di rumah sekarang ada perangkap tikus...."

Ia pun mengadu kepada ayam dan berteriak, "Ada perangkat tikus!" Sang Ayam berkata, " Tuan Tikus! Aku turut bersedih tapi ia tak ada kena-mengena dengan aku."

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak seperti tadi. Sang Kambing pun jawab selamba, "Aku pun turut bersimpati... tapi tidak ada yang boleh aku buat. Lagi pun tak tak ada kena-mengena dengan aku. "

Tikus lalu menemui Lumbu. Ia mendapat jawaban sama. "Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali. Takkanlah sebesar aku ni boleh masuk perangkap tikus. "

Dengan rasa kecewa ia pun berlari ke hutan menemui Ular. Sang ular berkata "Elehh
engkau ni... Perangkap Tikus yang sekecil tak kan la nak membahayakan aku."

Akhirnya Sang Tikus kembali ke rumah dengan pasrah kerana mengetahui ia akan menghadapi bahaya seorang diri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara berdetak perangkap tikusnya berbunyi menandakan umpan dah mengena. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa yang jadi mangsa. Ekor ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang isteri pemilik rumah.

Walaupun si Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, isterinya tidak sempat diselamatkan. Si suami pun membawa isterinya ke rumah sakit. Beberapa hari kemudian isterinya sudah boleh pulang namun masih demam.

Isterinya lalu minta dibuatkan sup cakar ayam oleh suaminya kerana percaya sup cakar ayam boleh mengurangkan demam. Tanpa berfikir panjang si Suami pun dengan segera menyembelih ayamnya untuk dapat cakar buat sup.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya. Masih juga isterinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Banyak sungguh orang datang melawat jenazahnya. Kerana rasa sayang suami pada isterinya, tak sampai hati pula dia melihat orang ramai tak dijamu apa-apa.
Tanpa berfikir panjang dia pun menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang berziarah.

Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

MORAL: SUATU HARI... KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESUSAHAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA... FIKIRKANLAH SEKALI LAGI.


bagus cite ni utk dikongsikan sekali lagi ...

kutu_beramboi
Active Member
Active Member

Number of posts : 597
Location : Qatar
Registration date : 2008-09-10

View user profile

Back to top Go down

Re: Kisah Perangkap Tikus

Post by Wak on 2010-02-25, 14:22

sama la macam cerita seorang pemburu dengan senapang patahnya nak memburu seekor harimau...pemburu asyik pandang kehadapan sahaja mencari harimau...tetapi dia (pemburu) tidak sedar yang dibelakang dia ada seekor harimau yang memburu dia (pemburu) dan akan menerkam pemburu untuk dimakan bersama keluarga harimau yang lain.

Cool


Last edited by Wak on 2010-02-28, 13:52; edited 2 times in total

Wak
Active Member
Active Member

Number of posts : 471
Registration date : 2008-12-17

View user profile

Back to top Go down

Re: Kisah Perangkap Tikus

Post by Chian on 2010-02-28, 13:36

Tukulkarat,

Thank you so much for sharing such an ironic story. Betul2, kekadang busy ngan diri sendiri dan terlepas pandang akan rungutan orang lain.

Chian
Active Member
Active Member

Number of posts : 551
Registration date : 2009-04-05

View user profile

Back to top Go down

Re: Kisah Perangkap Tikus

Post by Sponsored content Today at 15:45


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum